Hello, World!

Hana caraka data sawala. Anak cilaka bapak kabawa-bawa. Tong diabur mataknya eta budak! Lorem ipsum dolor molor amit-amit jabang bayee

Rabu, 22 November 2017

Standar Penilaian Ikan Cupang Di Kontes Internasional

Standar Penilaian Ikan Cupang Di Kontes Internasional


MEMILIH IKAN CUPANG KUALITAS KONTES

Pada umumnya masyarakat yang sangat mencintai berbagai jenis ikan-ikan hias pasti sangat mengenali ikan hias yang namanya ikan hias cupang.
Ikan cupang ini memiliki ber-aneka ragam warna-warna yang sangat indah pada tubuhnya, maka dari itu nama ikan tersebut dijuluki dengan julukan Ikan hias.
Ikan-ikan hias seperti ikan cupang ini merupakan salah satu jenis ikan yang memiliki keindahan pada tubuhnya, yang mana tubuhnya itu dihiasi dengan ber-aneka ragam warna-warni yang sangat indah.

 Ikan hias cupang ini memang paling banyak habitatnya, kebanyakan habitat-habitat ikan cupang ini berada di wilayah Asia Tenggara, dan salah satu contoh habitatnya berada di Negara Indonesia
Ikan hias ini memiliki berbagai macam jenis-jenis, yang mana jenis-jenis ikan cupang yang pertama itu adalah ikan cupang halfmoon, yang kedua jenis ikan cupang crown tail (serit), yang ke tiga jenis ikan cupang cagak (double tail), yang ke empat jenis ikan cupang laga (plakat), yang kelima jenis ikan cupang giant (raksasa), dan yang ke enam/terakhir jenis ikan cupang Baggan.


Memilih Ikan Cupang Berkualitas

Hal pertama dalam memilih ikan cupang adalah dengan memerhatikan dengan baik kesehatan Ikan Cupang tersebut. Ciri-ciri dari Ikan Cupang yang sehat antara lain adalah bergerak dengan lincah, berwarna cerah, sirip dan ekornya selalu di kibar-kibarkan atau selalu mengembangkan ekoranya ketika di dekatkan dengan ikan cupang lainnya. Cupang yang sehat tidak memiliki noda jamur atau beludru pada badannya.

Pilihlah Ikan Cupang yang ekornya lebar dan seritnya tebal, jangan yang tipis, karena jika tipis mudah terkena penyakit,dan akibatnya seritnya akan menjadi keriting.
Pilihlah Ikan Cupang dengan bentuk ekor kalau bisa 180 derajat (biasa disebut Half Moon), karena perkembangan ekornya akan memanjang (usahakan jangan memilih yang ekornya kurang lebar), karena sewaktu Ikan Cupang itu berkembang manjadi besar antara ekor dan siripnya ada celah sehingga kurang bagus.


Pilihlah Ikan Cupang  yang bentuk ekor seritnya sama dan rapi.
Letak ekor dengan badan Ikan Cupang harus benar-benar seimbang, jangan agak menjorok ke atas.
Pilihlah Ikan Cupang yang badannya besar, jangan yang memanjang, karena pada saat i Ikan Cupang itu berkembang menjadi besar, antara ekor dan siripnya akan ada celah.
Pangkal ekor Ikan Cupang harus tebal, jika tipis maka pada saat perkembangan, ikannya tidak menambah lebar dari ekornya.

Pilihlah Ikan Cupang yang senang bermain di dasar atau tengah air, karena jika Ikan Cupang sering bermain di atas kemungkinan ekor seritnya akan patah.
Jika Anda menyukai Ikan Cupang dengan warna kombinasi, usahakan memilih Ikan yang warna di ekor dan disiripnya sempurna alias rapi
Begitu pula bila memilih Ikan Cupang warna dasar, jangan ada warna lain dari Ikan tersebut kalau bisa dasinya tersebut juga harus sama dengan warna Ikannya. Biasanya Ikan Cupang dalam kategori warna dasar, dasinya berwarna merah.


Pilihlah Ikan Cupang yang  serit sirip atau ekornya tidak transparan.
Belilah ikan cupang pada peternak atau penjual ikan yang sudah terpercaya. Lebih disarankan untuk membeli langsung dari peternak karena selain harganya lebih murah, kita juga dapat melihat dan bertanya mengenai cara-cara dan tips memilih ikan cupang maupun cara perawatannya. Jika kita membeli langsung pada peternak, belilah pada peternak yang sudah profesional dan tidak diragukan kredibilitasnya.

Makanan Alami Terbaik Bagi Ikan Hias Khusunya Ikan Cupang

Makanan Alami Terbaik Bagi Ikan Hias Khusunya Ikan Cupang



PAKAN WAJIB UNTUK BUDIDAYA IKAN CUPANG

Tahukan kamu pakan ikan cupang memang sangat beragam jenis mulai dari pakan alami dan juga buatan, tingginya harga pakan ikan cupang kebanyakan para budidaya ikan cupang untuk membuat bahkan mencari pakan alternatif dalam budidaya ikan cupang untuk dapat meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan ikan cupang. Beragam jenisnya pakan ikan cupang, sebagian para peternak dan pembudidaya binggung dalam pemilihan. Namun, dalam kesempatan kali ini fredikurniawan akan membantu untuk memilih pakan atau makanan ikan cupang dengan kandungan gizi yang tinggi diantaranya yaitu





1. Jentik nyamuk

Jentik nyamuk atau anakan nyamuk merupakan pakan alternatif yang memiliki kandungan gizi yang sangat tingggi untuk pakan ikan cupang. Selain mudah didapatkan pakan ini juga sangat baik untuk pertumbuhan dan perkembangan ikan cupang. Jentik nyamuk yang diberikan sekitar 2-3 jentik nyamuk dan juga harus menyesuaikan kondisi atau pertumbuhan ikan cupang. Tetapi berhati hatilah bila memberi makan jentik nyamuk karena perubahan menjadi nyamuk sangat cepat, bila tidak berhati hati rumah Anda akan dipenuhi nyamuk

Biasanya jentik nyamuk hidup di genangan - genangan air. Alat yang digunakan bisa berupa seser, ember/baskom untuk menampung hasil tangkapan.
Tekniknya
Mencari genangan air/comberan.
Tangkap menggunakan seser.
Jentik nyamuk yang telah ditangkap ditampung pada wadah yang dibawa.
Sebelum diberikan pada ikan sortir terlebih dahulu dan berikan hanya jentiknya saja jangan yang sudah menjadi pupa/kepompong.





2. Kuning telur

Burayak ikan cupang yang baru menetas tidak membutuhkan makanan hingga kantung telur yang dibawanya setelah menetas sebagai persediaan makanan sudah habis, setelah itu baru kita berperan memberinya pakan.

Mengingat bahwasanya ukuran burayak ikan laga atau ikan cupang ini sangat kecil, maka dibutuhkan pakan yang sesuai dengan mulutnya. Pakan hidup yang berukuran kecil seperti infusoria atau kutu air memang paling disukai si anak ikan laga ini, karena bergerak yang akan menggoda burayak untuk memangsanya. Selain itu, pakan alami tersebut lebih kaya akan kandungan gizinya yang menunjang untuk pertumbuhan burayak.

Akan tetapi, terkadang ada keterbatasan dalam menyediakan pakan alami, sahabat harus segera mencari alternatif lain agar burayak segera mendapatkan makanan. Kuning telur juga bisa sebagai pakan burayak ikan cupang yang sudah membutukan pakan ( umur 3 - 4 hari ).




3. Kutu air

Kutu air adalah salah satu hewan yang terdapat di air. Walaupun dikenal dengan nama ‘kutu’ sebenarnya kutu air bukanlah sejenis kutu seperti kutu yang ada di darat yang merupakan bianatnag parasit. Mungkin hanya karena bentuk hewannya saja yang kecil sehingga banyak yang menyebutnya kutu.

Bagi banyak orang, kutu air merupakan hewan yang sangat sangat mengganggu. Karena mereka dapat menyebabkan iritasi kulit. Namun ternyata, banyak juga orang yang membudidayakan kutu air ini. Biasanya kutu air ini akan digunakan untuk pakan alami ikan. Terutama anak ikan atau yang biasa dikenal dengan nama burayak.

Bagi burayak dan beberapa jenis ikan lainnya, kutu air merupakan makanan pokok bagi mereka setelah makanan bawaan mereka saat lahir sudah habis. Ini karena bentuk kutu air yang kecil dan sesuai untuk ukuran mulut burayak. Karena itulah, dalam nilai ekonomi, kutu air memiliki nilai ekonomi sendiri terutama bagi para peternak ikan hias.

Tidak hanya itu, jika anda berniat untuk membudidayakan kutu air, ternyata kutu air termasuk hewan yang sangat mudah untuk dibudidayakan. Bahkan, anda bisa membudidayakannya tanpa mengeluarkan uang sepeser pun. Semua alat yang dibutuhkan bisa didapatkan secara gratis.




4. Cacing sutra

Cacing sutra (Tubifex) biasanya sering disebut dengan cacing rambut atau cacing darah karena warnanya sendiri menyerupai darah. Untuk ukuran cacing ini memang tergolong sangat kecil, mengingat ukurannya hampir 11-12 dengan rambut dengan panjang sekitar 1-3 cm. Cacing ini hidupnya membentuk koloni seperti semut, di perairan yang jernih kaya akan bahan organik. Kandungan tubuhnya terdiri dari 57% protein serta 13% lemak, oleh karenanya komposisi ini merupakan komposisi yang pas untuk pakan ikan ternak maupun ikan hias.Persyaratan Hidup Cacing Sutra. Cacing sutra dapat hidup pada kondisi air yang mengandung lumpur dengan tingkat kedalaman sekitar 0 – 4 cm. Yang perlu Anda ingat, peranan air dalam budidaya cacing sutra sangatlah penting guna mendukung pertumbuhan dan perkembangan. Berikut ini kami sampaikan beberapa ciri khusus air yang bagus untuk digunakan sebagai tempat hidup cacing.



5. Cacing darah

Cacing darah sebagai pakan alami
cacing darah telah banyak dikenal sebagai pakan alami, hal ini didukung juga oleh penelitian-penelitian terhadap kadungan nilai gizi yang terdapat pada cacing darah itu sendiri. Hasil analisa menunjukkan bahwa cacing darah mengandung 9,3% bahan kering yang terdiri dari 62,5% protein, 10,4% lemak dan 11,6% abu dengan 15,4% bahan ekstrak tanpa nitrogen (BETN). Kandungan protein larva chironomus yang sangat tinggi mencapai 60% yang dapat dicerna langsung oleh ikan, serta lemak 10% inilah yang mendukung kecepatan pertumbuhan ikan. Selain itu juga larva chironomus mengandung pigmen karoten berupa astaxanthin yang mencerahkan warna pada ikan.



6. Artemia

Artemia termasuk pada kelompok krustasea, yaitu famili yang anggotanya terdiri dari lobster, udang, kepiting. Artemia mampu hidup di lingkungan dengan rentang kadar garam luas (3-300 g/L), teradaptasi dengan suhu yang lingkungan yang fluktuatif (6-35°C) dan pH netral hingga basa. Sumber utama produksi alami Artemia cyst (embrio yang terlindung dalam cangkang keras) awalnya adalah Great Salt Lake lalu menyusul area lain yaitu Danau Urmia (Iran), Pavlodar (Kazakhstan), Karabogaz Gol (Turkmenistan), Siberia Selatan, Argentina, Australia, Canada, Colombia, Perancis dan China.

Artemia sebagai pakan alami
Salah satu langkah pengembangan akuakultur adalah dengan dikuasainya keseluruhan siklus budidaya untuk berbagai macam jenis ikan dan udang sehingga proses budidaya tidak tergantung lagi kepada ketersediaan baik benih dan pakan di alam. Dalam proses pembenihan, ketersediaan pakan alami seperti Artemia merupakan faktor yang penting dan dibutuhkan sebagai pakan awal untuk beberapa spesies ikan dan udang. Artemia begitu penting karena memiliki kandungan protein tinggi, asam lemak tak jenuh, berbagai macam asam amino esensial, enzim, pigmen (canthaxanthin), vitamin C dan mineral.

Kelebihan penggunaan artemia sebagai pakan alami adalah karena secara komersil Artemia tersedia dalam bentuk cyst, yaitu bentuk dorman (metabolism tidak aktif) dengan kadar air sangat rendah, yang dapat disimpan dalam waktu lama serta digunakan kapanpun dibutuhkan. Selain itu, larva Artemia merupakan pemakan non-selektif (unselective filter feeder) sehingga dapat digunakan sebagai media transfer nutrisi esensial, pigmen, senyawa obat yang ditujukan untuk larva ikan/udang.

Sabtu, 18 November 2017

Ini Dia 10 Jenis Ikan Cupang Termahal dan Tercantik Hobby Ikan Hias Wajib Baca

Ini Dia 10 Jenis Ikan Cupang Termahal dan Tercantik Hobby Ikan Hias Wajib Baca





Jenis-Jenis Ikan Cupang Spesies ( Cupang Alam )

Ikan cupang atau ikan betta ini merupakan salah satu jenis ikan hias air tawar yang sangat terkenal. Mulai dari anak-anak hingga dewasa banyak menggemari ikan cupang ini.
Ikan ini awalnya lebih dikenal sebagai ikan aduan tetapi karena semakin banyak juga jenis ikan cupang yang di kembangkan dengan memiliki warna dan sirip yang menarik orang menjadikannya sebagai ikan hias.

Ikan cupang ini juga dikenal cukup "tahan banting" dan tidak memerlukan banyak perawatan. Banyak sekali jenis ikan cupang hias yang ada dipasaran. Sebelum tenar menjadi ikan cupang hias dahulu cupang spesies lah yang mendominasi.

Bahkan saya masih merasakan mencari ikan cupang di sungai dan sawah pedesaan, kini coba mencari lagi sudah tidak ada, sungguh sayang ternyata ikan cupang spesies yang dulu terhina kini di sanjung dan di puji bahkan banyak sekali peminatnnya untuk di jadikan ikan peliharaan yang paling spesial.

Di ketahui menurut data yang ada lebih dari 60 jenis spesies ikan cupang dengan berbagai macam variasi warna dan bentuk ekor. Jenis ikan cupang yang paling dikenal ialah Betta Splendens yang lainnya diantaranya Betta Bellica, Betta Coccina, and Betta Picta.


Betta Splendens
Betta Splendens ini habitat aslinya berasal dari Thailand dan bisa hidup hingga 3 tahun. Ukuran jantan bisa mencapai sekitar 7-8 cm. Mereka dikenal akan berkelahi bahkan membunuh jantan lain. Tetapi umumnya mereka tidak terlalu agresif terhadap ikan jenis lain jika disatukan dalam satu akuarium. Ikan jenis ini selain menjadi cupang hias juga sering dijadikan cupang aduan.


Betta Bellica
Betta Bellica ini aslinya berasal dari Malaysia dan dikenal dengan nama ikan betah. Dibanding betta splendens ikan ini memiliki sirip yang lebih pendek dengan sirip ekor berbentuk hati.    Di alam liar ketika makan ikan cupang ini kadang melompat dari air untuk menangkap mangsanya. Jantan memiliki ukuran badan lebih besar dan lebih berwarna dibandingkan  betinanya. Ukuran standar ikan ini 8-9 cm


Betta Coccina
Betta Coccina ini berasal dari Sumatra (Riau dan Jambi ) dan Johor Malaysia merupakan salah satu ikan cupang jenis terkecil. Umumnya memiliki warna merah atau coklat dan kadang memiliki titik dipunggungnya. Yang  paling menarik dari ikan cupang jenis Betta Coccina ini adalah matanya yang biru cerah. Jantan dan betina memiliki ukuran hampir sama.


Betta channoides 
Betta channoides adalah sejenis ikan cupang dalam grup Albimarginata; dalam perdagangan dikenal sebagai Snakehead Betta. Ikan ini merupakan salah satu cupang alam yang cukup populer karena warnanya yang menarik dan keberadaannya yang mudah didapat. Semaraknya cupang alam dalam percaturan cupang dunia saat ini tidak urung mengangkat nama Betta channoides yang habitat aslinya di Sungai Mahakam dekat Pampang Kalimantan Timur. Popularitasnya tidak kalah dengan Betta macrostoma andalan negara Brunei Darussalam.Nama belakang  channoides berarti menyerupai Channa, yakni marga ikan gabus  yang bentuk kepalanya menyerupai kepala ular. Oleh sebab itu ada yang menyebut ikan ini sebagai Snakehead Betta.


Betta imbellis
Betta imbellis adalah sejenis cupang yang terdapat Medan Indonesia dan Malaysia yang memiliki bentuk tubuh silinder dan memiliki warna tubuh hijau tua atau biru cemelang ,kepalanya berbentuk bulat panjang dan berwarna hitam legam. Sirip ingsang berwarna hitam transparan. Namun kerap di jumpai sirip insang berwarna merah adapun sirip anal pendek dan berwarna merah dengan ujung berwarna putih,sirip ekor dan perut berwarna merah dan tepi sirip berwarna hijau atau biru.sementara sirip punggung berwarna hijau atau biru dihiasi dengan bercak warna hitam. Cupang ini merupakan cupang yang asli dari perairan Indonesia. Merupakan cupang adu yang sering dijadikan cupang aduan.


Betta Mahachaiensis
Betta Mahachaiensis ini berasal dari thailand. Cupang ini adalah cupang yang membangun sarangnya dengan busa (bublle nest). Betta mahachaiensis berwarna hijau metalik. Ikan ini sering termasuk ikan cupang yang sering diadu.


Betta Patoti
Betta Patoti ini berasal dari Kalimantan



Betta Picta
Betta Picta ini berasal dari pulau Jawa. Jenis cupang ini mudah untuk diternakan. Sayangnya jenis cupang ini warnanya tidak semenarik saudara-saudaranya sehingga kurang diminati dipasaran. Betina jenis cupang ini (betta picta) kadang suka berkelahi dengan jantannya sehingga sebaiknya dipisahkan apabila ini terjadi


Betta Smaragdina 
Betta Smaragdina ini berasal dari negara kamboja. Tubuh betta smaragdina berbentuk pipih dan berwarna hijau kehitaman dengan kepala pendek berwarna kehitaman.Sirip insang berwarna hitam transparan. Adapun sirip analnya berukuran sedang dan berwarna hitam dengan bagian ujung berwarna putih kehijauan, sirip perut dan sirip ekor berwarna hijau tua dengan totol-totol hitam. Sementara sirip punggung berwarna hijau muda dihiasi bercak hitam. Ukuran panjang saat dewasa yaitu 6cm. Di arena pertarungan jenis ini terkenal dengan gaya tahan yang tinggi alias tahan pukul dan bermental kuat.


Nah diatas adalah beberapa jenis ikan cupang / betta spesies yang ada di alam liar, namun keberadaanya kini banyak di cari oleh para kolektor maupun para pecinta ikan cupang di seluruh dunia pasalnya ikan cupang alam ini sudah langka dan jarang di temui di alam liar. Kalaupun ada sudah jarang.

Tips Mendapatkan Ikan Cupang Ekor Lebar Kualitas Kontes

Tips Mendapatkan Ikan Cupang Ekor Lebar Kualitas Kontes




KRITERIA IKAN CUPANG KONTES

Cara mengetahui kriteria ikan cupang kontes terbaik - Banyaknya para pecinta Ikan Cupang Hias yang berada di Nusantara turut meramaikan kontes Ikan Cupang yang di selenggarakan di berbagai daerah di Indonesia. berbagai jenis cupang hias terbaik yang di jagokan peserta di bawa ke acara-acara kontes tersebut dengan harapan keluar sebagai pemenang.

Berbagai kelas pun dibuka untuk memenuhi rasa ingin tahu siapakah sang juara nya, nah! Betta Lover's jika anda masih tidak tau mengenai Kriteria Ikan Cupang Kontes Terbaik itu seperti apa ? berikut Rumah Betta Pekanbaru akan menjelaskan beberapa kriteria yang menjadi acuan juri di dalam penilaian Ikan Cupang terbaik, penjelasan ini sendiri di dapat dari beberapa info yang ada di Internet.


Kriteria ikan cupang kontes terbaik berdasarkan jenis :

- Kriteria Cupang Plakat



Dorsal
- Tegak
- Mengembang Sempurna.
- Melewati /Masuk ekor kebelakang.
- Terlihat sedikit lebih tinggi dari ekor.
- Mulus tanpa lipatan.

Ekor
- Bukaan minimal 180
- Mengembang Sempurna
- Mengunci masuk seimbang antara pangkal tulang atas ekor dan pangkal tulang bawah ekor melewati batas bagian belakang dorsaldan anal.
- Ekor simetris dan seimbang
- Ekor berbentuk busur, tidak membulat (oval).
- Ekor mulus tanpa lipatan.

Anal / Sirip Bawah
- Mengembang sempurna.
- Mulus tanpa lipatan.
- Terlihat sedikit lebih panjang dari Ekor.

Dasi
- Sama Panjang
- Bentuk Seimbang
- Minimal sama panjang dengan ujung anal belakang.
- Tidak Bengkok / melengkung.

Sirip Renang
- Utuh dan seimbang.
- Tidak mendayung terbalik.
- Bentuk sesuai dengan kategori.

Badan
- Terlihat lurus dari ujung mulut sampai dengan pangkal ekor.
- Proporsional (tidak terlalu gemuk/kurus).
- Mulus tanpa cacat.

Kepala
- Terlihat lurus.
- Tidak menyendok (dolphin).
- Tidak cacat.
- Kedua tutup insang membuka sempurna.

Mental
- Bagus/berani
- Cara bermain ikan tenang

 - Kriteria Cupang Halfmoon


Dorsal
- Tegak
- Mengembang Sempurna.
- Melewati /Masuk ekor kebelakang.
- Terlihat sedikit lebih tinggi dari ekor.
- Mulus tanpa lipatan.

Ekor
- Bukaan minimal 180
- Mengembang Sempurna.
- Mengunci masuk seimbang antara pangkal tulang atas ekor dan pangkal tulang bawah ekor  melewati batas bagian belakang dorsaldan anal..
- Ekor simetris dan seimbang
- Ekor berbentuk busur, tidak membulat (oval).
- Ekor mulus tanpa lipatan.

Anal / Sirip Bawah
- Berbentuk Trapesium
- Mengembang sempurna.
- Mulus tanpa lipatan.
- Terlihat sedikit lebih panjang dari Ekor.

Dasi
-  Sama Panjang
-  Bentuk Seimbang
-  Minimal ¾ dari panjang anal..
-  Tidak Bengkok / melengkung.

Sirip Renang
- Utuh dan seimbang.
- Tidak mendayung terbalik.
- Bentuk sesuai dengan kategori.

Badan
- Terlihat lurus dari ujung mulut sampai dengan pangkal ekor.
- Proporsional (tidak terlalu gemuk/kurus).
- Mulus tanpa cacat.

Kepala
- Terlihat lurus.
- Tidak menyendok (dolphin).
- Tidak cacat.                             
- Kedua tutup insang membuka sempurna.

Mental
- Bagus/berani
- Cara bermain ikan tenang

- Kriteria Cupang Serit 


Sirip Atas/Dorsal
- Jumlah tulang serit minimal 8.
- Jarak spasi antar tulang sama.
- Harus lebih tinggi dari bukaan ekor.
- Tulang-tulang lurus tidak bengkok.

Ekor/Caudal
- Bukaan minimal 170.
- Spasi sama rata.
- Bentuk ray sama dan seimbang.
- Tulang-tulang lurus tidak bengkok.

Sirip Bawah/Anal
- Jarak Spasi antar tulang Sama.
- Tulang-tulang beraturan dari depan sampai kebelakang.
- Tulang-tulang lurus tidak bengkok.

Dasi
- Sama Panjang.
- Bentuknya seimbang.
- Melewati anal fin.

Sirip Renang
- Utuh dan seimbang.
- Tidak mendayung terbalik.
- Bentuk sesuai dengan kategori.

Badan
- Terlihat lurus dari ujung mulut sampai dengan pangkal ekor.
- Proporsional (tidak terlalu gemuk/kurus).
- Mulus tanpa cacat.

Kepala
- Terlihat lurus.
- Tidak menyendok (dolphin).
- Tidak cacat.                             
- Kedua tutup insang membuka sempurna.

Mental
- Bagus/berani
- Cara bermain ikan tenang

- Kriteria Cupang Giant


Dorsal
- Tegak
- Mengembang Sempurna.
- Melewati /Masuk ekor kebelakang.
- Terlihat sedikit lebih tinggi dari ekor.
- Mulus tanpa lipatan.

Ekor
- Bukaan minimal 180
- Mengembang Sempurna.
- Mengunci masuk seimbang antara pangkal tulang atas ekor dan pangkal tulang bawah ekor melewati batas bagian belakang dorsaldan anal..
- Ekor simetris dan seimbang
- Ekor berbentuk busur, tidak membulat (oval).
- Ekor mulus tanpa lipatan.

Anal / Sirip Bawah
- Mengembang sempurna.
- Mulus tanpa lipatan.
- Terlihat sedikit lebih panjang dari Ekor.

Dasi
- Sama Panjang
- Bentuk Seimbang
- Minimal sama panjang dengan ujung anal belakang.
- Tidak Bengkok / melengkung.

Sirip Renang
- Utuh dan seimbang.
- Tidak mendayung terbalik.
- Bentuk sesuai dengan kategori.

Badan
- Terlihat lurus dari ujung mulut sampai dengan pangkal ekor.
- Proporsional (tidak terlalu gemuk/kurus).
- Mulus tanpa cacat.

Kepala
- Terlihat lurus.
- Tidak menyendok (dolphin).
- Tidak cacat.                   
- Kedua tutup insang membuka sempurna

Mental
- Bagus/berani
- Cara bermain ikan tenang



Demikianlah info yang bisa kita sampaikan
semoga bermanfaat kawan kawan